Home berita Matauli Pandan Gelar Sosialisasi Pendidikan Karakter

Matauli Pandan Gelar Sosialisasi Pendidikan Karakter

1,010
0
SHARE
Matauli Pandan Gelar Sosialisasi Pendidikan Karakter

Keterangan Gambar : Kepala SMAN 1 Matauli Pandan Murdianto memberikan pemaparan kepada para siswa tentang pentingnya pendidikan Karakter.

Mataulinews.com – Sosialisasi pendidikan karakter yang dilaksanakan SMAN 1 Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, khusus siswa-siswi kelas XI IPA dan IPS, bertujuan untuk menciptakan anak-anak yang berpendidikan dan berkarakter, Jumat (7/12/ 2018) diruang advis Matauli Pandan.

Kepala SMAN 1 Matauli Pandan, Murdianto menjelaskan, saat ini seluruh sekolah di Iindonesia sudah menerapkan PPK. terkhusus di SMAN 1 Matauli Pandan.

“Tujuannya, agar siswa/i Matauli menjadi anak-anak yang berkarakter, berintegritas, religius, nasionalis, dan mandiri,” jelasnya.

Ia menerangkan, dalam pendidikan berkarakter ini, ada empat hal yang harus dipahami seorang tenaga pendidik. Yakni, Kreativitas, Kolaborasi, Kritikal Thinking, dan Komunikasi.

“Kita harus melaksanakan yang empat ini dalam mewujudkan pendidikan berkarakter,” tegasnya.

Setyo selaku Guru BK dalam kesempatan itu juga menjelaskan, bahwa saat ini banyak remaja yang bermasalah, dan bertingkah yang aneh-aneh.

“Kenapa banyak remaja yang bermasalah, apa yang terjadi dan kira-kira apa yang harus kita lakukan?, Kita harus punya keyakinan, kemauan, bahwa kitalah yang harus merubah masa depan kita,” katanya.

Menurut Setyo, yang menentukan arah tujuan hidup seseorang itu adalah dirinya sendiri, bukan orang lain. Sekuat apapun orang lain memberikan nasihat yang datang tidak ada gunanya kalau niat tidak ada.

“Kitalah yang harus berusaha, jangan nanti mau ada yang jadi pilot, dokter tapi usahanya tidak ada, kita dilahirkan dari orangtua yang berbeda-beda, jangan pernah salahkan orangtuamu, ketika tujuanmu tidak bisa kau capai, kamu harus bersyukur, itu makanya kalian harus berusaha,” jelasnya kepada para siswa.

Ia juga mengatakan, saat ini julukannya sering disebut anak jaman. “Anak jaman sekarang, masih banyak yang berfikir masih panjang kok waktunya, masih lama, nanti tamat sekolah kerja, cari duit, jadi orang kaya berfoya-foya. Itu pemikirian anak muda sekarang. pesan bapak, kamu bersekolah baik-baiklah, jangan buat ulah, orangtua sudah berusaha keras menyekolahkanmu, hargai jerih para mereka, jadilah generasi yang berkarakter baik,” pungkasnya.

 

Penulis   : Yohana

Redaktur : Astri