
Keterangan Gambar : Medali Perunggu yang diraih pelajar SMA Negeri 1 Matauli Pandan di kejuaraan Korea
Mataulinews.com, - Para pelajar SMA Negeri 1 plus Matauli Pandan, kembali mencatatkan namanya di panggung kejuaraan bertaraf internasional.
Kali ini di sebuah kejuaraan di Seoul, Korea yang berlangsung 6 hingga 9 Desember. Tim yang di isi sebanyak 6 pelajar tersebut, meraih medali Perunggu.
“Kami merasa sangat senang sekali, bisa membawakan nama sekolah hingga ke internasional,” kata Nur Azizah Siregar, satu dari 6 anggota tim tersebut kepada Mataulinews.com, Rabu (12/12).
Nur menyebut, kejuaraan yang mereka ikuti tersebut yakni Seoul International Invention Fair. Di kejuaraan itu, ia bersama timnya membawa hasil penelitian yang diberi nama Sypolmen (Syingium polyanthum oinment).
“Sypolmen adalah salah satu obat herbal praktis yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Salep ini mengandung antioksidan dari daun salam (Syzygium Polyanthum), kulit kayu manis, dan lilin lebah,” jelas Nur.
Dia menjelaskan, salep hasil ciptaan mereka itu bisa bisa mengobati penyakit seperti jerawat, bisul, bisul, kudis, dan penyakit kulit lainnya. Salep tersebut terdiri dari komposisi vitaminyag bermanfaat, yakni vitamin A dan vitamin C di daun salam dan kulit kayu manis yang mengandung senyawa dan berfungsi mencerahkan kulit, menyamarkan keriput, dan membuat kulit kencang.
“Sedangkan bagian beeswax mengandung komponen anti-inflamasi, sehingga sangat baik digunakan untuk radang kulit dan mencegah perkembangan bakteri pada kulit.Abistu kami senang dapat penghargaan. Karena nggak sia - sia usaha kami selama ini. Senang dapat penghargaan,” imbuh Nur.
Dia mengatakan, penelitian tersebut berawal dari kerapnya anak-anak pelajar di sekolah SMA Negeri 1 Matauli Pandan, terutama di asrama yang mengeluhkan soalh kudis dan jerawat.
“Dikarenakan di asrama sering sekali terjadi,” ungkapnya tersenyum.
“Pengalaman ini bisa jadi bekal buat kami nanti, semoga nanti bisa kembali ke sini (Korea-red) lagi, namun dalam konteks yang berbeda, artinya bukan jadi siswa lagi,” harap Nur.
Penulis : Yohana
Redaktur : Astri







.png)


LEAVE A REPLY